Sidoarjo – Penguatan peran keluarga dalam menghadapi berbagai persoalan sosial menjadi perhatian Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana saat menghadiri pengajian rutin Qurrota A’yun di Masjid Nurul Yaqin, Perumahan Pondok Jati, Sidoarjo, Senin (3/8). Di hadapan ratusan jamaah perempuan, ia menilai keluarga merupakan benteng utama dalam melindungi generasi muda dari berbagai ancaman sosial yang kini semakin kompleks.
Menurut Mimik, tingginya kasus HIV/AIDS, penyalahgunaan narkoba, hingga peredaran minuman keras menjadi tantangan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia meminta warga tidak hanya peduli terhadap keluarga sendiri, tetapi juga lingkungan sekitar.
“Pergaulan sekarang ini sudah bebas. Ini adalah salah satu tanggung jawab kita bersama untuk mendidik anak-anak agar tidak terjerumus. HIV yang ada di Kabupaten Sidoarjo ini sangat tinggi. Narkoba, nggih, minuman keras, ini sudah merajalela. Saya nyuwun bantuan panjenengan karena panjenengan yang tahu di lapangan. Kalau memang di sekitar kita, di lingkungan kita ada penjualan miras ataupun hal yang tidak menyenangkan, mengganggu di sekitar, monggo langsung dilaporkan ke saya langsung,” pesannya.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan NGOPI (Ngobrol Penuh Ilmu), sebuah pengajian yang digelar rutin setiap Senin pertama setiap bulan dan terbuka untuk masyarakat umum. Kegiatan itu menghadirkan K.H. Ahmad Muzakky sebagai penceramah sekaligus menjadi wadah mempererat silaturahmi dan memperkaya wawasan keagamaan warga.
Selain menyoroti persoalan sosial, Mimik juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang sedang berjalan di Kabupaten Sidoarjo. Ia menyebut berbagai program strategis daerah memperoleh dukungan dari pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dukungan tersebut, kata dia, digunakan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai sektor. Mulai dari renovasi rumah tidak layak huni, rehabilitasi sekolah, pembangunan jembatan, hingga peningkatan infrastruktur jalan yang menjadi prioritas pemerintah daerah.
Salah satu proyek yang mendapat perhatian adalah pengecoran Jalan Lingkar Timur. Menurutnya, program tersebut telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah pusat sehingga diharapkan mampu mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah.
“Alhamdulillah satu tahun ini saya berusaha semaksimal mungkin selalu berkoordinasi dengan pemerintah pusat, dan alhamdulillah kita mendapatkan bantuan yang sangat besar sekali. Mulai dari bantuan renovasi rumah tidak layak huni, renovasi sekolahan, jembatan, maupun infrastruktur jalan yaitu pengecoran jalan di Lingkar Timur, alhamdulillah semuanya disetujui! Berkat doa panjenengan semuanya,” ujarnya.
Di tengah pemaparan program pembangunan tersebut, Wakil Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan moral melalui doa agar roda pemerintahan dapat berjalan sesuai harapan. Ia menilai partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan kemajuan daerah.
“Di sini saya nyuwun pandonganipun panjenengan semuanya, supaya saya sebagai wakil bupati dan juga bapak bupati, mohon selalu didoakan supaya menjadi pemimpin yang amanah, bisa membawa Sidoarjo ini lebih baik. Soale ibu-ibu lek dungo iku insyaallah tembus langit,” ucapnya.
Kehadiran Mimik dalam pengajian Qurrota A’yun tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dengan masyarakat, tetapi juga sarana menyampaikan informasi pembangunan daerah sekaligus mengajak warga berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan kualitas generasi penerus di Kabupaten Sidoarjo.
(Redaksi)






